Aquasprite Theme Demo

Bersahabat hingga ke Syurga

21 March 2009 , Posted by Syaheed at Saturday, March 21, 2009


Salam Optimis,

Tiba-tiba saya teringat kisah sahabat-sahabat Nabi, ukhuwah mereka begitu hebat.Betapa sayangnya Abu Bakar terhadap sahabatnya,Rasulullah sehingga sanggup menahan patukan ular berbisa kerana tidak mahu mengejutkan Rasulullah s.a.w. yang sedang tidur di pangkuannya. Rasulullah terjaga kerana terkena airmata kesakitan Abu Bakar. Rasulullah mengeluarkan bias ular dengan mulut Baginda sendiri.Allahuakbar.

Merekalah yang boleh kita jadikan contoh yang baik dalam kita dan sahabat kita mengharungi persahabatan yang kita selalu sebutkan ukhuwah fillah.Mari lewati lorong waktu, menyusuri jalan-jalan dunia yang penuh tipu daya bersama-sama. Langkahi perjalanan pagi, siang, petang dan malam, yang penuh liku, dengan persahabatan dalam keimanan. Di dunia ini, kita harus saling berpegangan tangan. Kita tak mungkin selamat mengharungi bahtera kehidupan yang sangat luas dengan ancaman badai fitnah ini, seorang diri. Kita tak dapat terlepas dari ancaman fitnah dengan hanya mengharapkan kemampuan sendiri. Kerana, kita diciptakan sebagai makhluk yang penuh kelemahan dan mudah terpedaya. "Dan diciptakan manusia itu dalam keadaan lemah." (An-Nisa : 28)

Sahabat-sahabat,

Kebersamaan dan persahabatan di jalan Allah lah yang akan mengantarkan kita menyelesaikan hidup dengan kebaikan. Persaudaraan, kebersamaan dan persahabatan di jalan Allah lah yang juga akan mengiringi kita pada kebahagiaan akhirat. Allah SWT memberitakan bahawa hanya persahabatan di atas dasar iman dan takwalah yang akan kekal abadi. "Teman-teman rapat pada hari itu (hari kiamat) sebahagiannya menjadi musuh bagi sebahagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa." (Az-Zukhruf : 67). Ibnu Kasir mengatakan, "Seluruh persaudaran dan persahabatan yang tidak berlandaskan kerana Allah pada hari kiamat nanti akan berubah menjadi permusuhan." Begitu juga pesan Rasul SAW dalam haditsnya , yang menyebutkan bahawa kita akan dibangkitkan di hari kiamat bersama-sama orang yang kita cintai.

Renungilah. Siapa orang yang kita cintai? Siapa orang-orang yang paling dekat dengan kita dalam menyusuri kehidupan ini? Siapa orang yang paling menghiasi ingatan kita? Siapa yang menemani langkah-langkah hidup kita? Orang solehkah dia? Mengajak pada kebaikan dan keredhaan Allah kah dia?

Suka untuk saya kongsi di sini tentang kisah persahabatan orang beriman di dunia yang kisahnya berlanjut hingga di akhirat, sebagaimana digambarkan oleh Ali bin Abi Talib RA.


"Ada dua orang mukmin yang bersahabat dan berteman rapat. Salah seorang dari keduanya meninggal dunia terlebih dahulu dan ia mendapat berita gembira dari syurga. Ketika itu ia teringat sahabatnya yang masih hidup di dunia lalu ia berdo'a : "Ya Allah, sesungguhnya fulan adalah sahabatku, dia yang menasihatiku berlaku taat kepada-Mu dan kepada Rasul-Mu. Dia yang mengajakku melakukan kebaikan dan mencegahku dari melakukan kemungkaran. Dia juga yang menyedarkanku akan pertemuan dengan-Mu.. Ya Allah jangan Engkau sesatkan dia sepeninggalku sampai Engkau perlihatkan padanya kenikmatan yang Engkau berikan padaku dan sampai Engkau meredhainya sebagaimana Engkau redha kepadaku."

Sampai pada waktunya kemudian sahabatnya itu meninggal dunia dan roh mereka bertemu di Syurga. Alangkah indahnya!.Pertemuan yang sangat menyanyat hati dan penuh kegembiraan. Mari kita mulai dari sekarang. Bersahabatlah dengan orang-orang yang mendekatkan kita pada redha-Nya. InsyaAllah.


p/s : Kepada sahabatku Nazirah, semoga cepat sembuh:)


~Berjuang,berjuang & Terus Berjuang~

Currently have 0 comments: